Kalo biasa tinggal di daerah yang tersohor dengan kulinernya kayak Bogor, terus tinggal di daerah yang kulinernya menurut saya ngebosenin (maaf ya...) suka serba salah... suatu waktu tiba-tiba keingetan dan kepengen banget sama gepuk yang terkenal banget di Bogor, wah repot gak sih???
untung sekarang tinggal googling, masukin kata kunci, walah... terpampang deh resep empal gepuk, hehehe... tapi saya lupa juga ini resep dapet dari mana ya? gak kepikiran di catet sumbernya (semoga yang punya resep gak marah ya ^_^). Maaf ya kalo fotonya juelek banget, pake kamera Handphone jadi begini deh penampakannya...
untung sekarang tinggal googling, masukin kata kunci, walah... terpampang deh resep empal gepuk, hehehe... tapi saya lupa juga ini resep dapet dari mana ya? gak kepikiran di catet sumbernya (semoga yang punya resep gak marah ya ^_^). Maaf ya kalo fotonya juelek banget, pake kamera Handphone jadi begini deh penampakannya...
![]() |
| Empal Gepuk |
Empal Gepuk
Bahan:
1 kg daging tanpa urat1 kaleng (400 ml) santan (coconut milk) atau 1 liter santan kental dari 1/2 butir kelapa ---> saya 200ml santan instant di cairkan dengan 200ml air
2-4 lembar daun salam
Bumbu halus:
3 siung bawang merah
7 siung bawang putih
1 potong besar lengkuas ---> jika ingin remah-remah bumbu lebih banyak, silakan ditambah lengkuas
3 sendok makan irisan gula merah ---> again, jika ingin manis/kurang manis bisa ditambah/dikurangi jumlahnya. Gula merah bisa diganti dengan gula pasir
1 sdm asam jawa yang masih ada biji atau 1 sdt asam Jawa tanpa biji
5 sdm ketumbar
Haluskan semua bumbu. Jika tidak ada blender lengkuas bisa diparut kemudian dicampurkan dengan bumbu lain yang sudah dihaluskan.
Garam secukupnya
Cara Membuat:
1. Rebus daging hingga matang dan sedikit empuk (jangan terlalu empuk karena akan diungkep lagi dengan bumbu), angkat dan tiriskan ---> sisa air rebusan jangan dibuang dulu. Simpan kalau nanti diperlukan untuk menambah air pada ungkepan daging.
2. Potong-potong setebal 1- 2 cm melintang dari serat daging. Pukul-pukul daging hingga agak melebar.
3. Masak santan, daun salam dan bumbu halus hingga mendidih, masukan potongan daging. Terus masak hingga bumbu meresap dan santan mengering. Cicipi rasa manis dan asinnya, jika kurang asin/manis ditambah garam/gula sebelum daging diangkat.
4. Jika setelah santan mengering daging masih keras/alot, tambahkan air sisa rebusan daging. Terus rebus sampai air habis.
5. Goreng dalam minyak panas, sampai kecoklatan dan jangan sampai kering. Angkat dan tiriskan.
Cara Membuat:
1. Rebus daging hingga matang dan sedikit empuk (jangan terlalu empuk karena akan diungkep lagi dengan bumbu), angkat dan tiriskan ---> sisa air rebusan jangan dibuang dulu. Simpan kalau nanti diperlukan untuk menambah air pada ungkepan daging.
2. Potong-potong setebal 1- 2 cm melintang dari serat daging. Pukul-pukul daging hingga agak melebar.
3. Masak santan, daun salam dan bumbu halus hingga mendidih, masukan potongan daging. Terus masak hingga bumbu meresap dan santan mengering. Cicipi rasa manis dan asinnya, jika kurang asin/manis ditambah garam/gula sebelum daging diangkat.
4. Jika setelah santan mengering daging masih keras/alot, tambahkan air sisa rebusan daging. Terus rebus sampai air habis.
5. Goreng dalam minyak panas, sampai kecoklatan dan jangan sampai kering. Angkat dan tiriskan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar